Sabtu, 08 Maret 2014
Penyebab Anus Sering Gatal
Gatal memang membuat seseorang tidak nyaman. Mau tidak mau, jika ada bagian tubuh yang terasa gatal, yang bersangkutan pasti menggaruknya. Namun bagaimana dengan gatal di anus? Amankah digaruk?
Gatal di anus bisa saja disebabkan karena adanya bakteri di dalam anus. Namun jika seseorang sedang mengalami wasir, hal itu juga bisa disebabkan oleh dampak wasir yang dialami.
Jika gatal ketika wasir, sebaiknya lebih sering mengganti pakaian dalam. Namun jika gatal terus menerus, cobalah untuk berkonsultasi dengan dokter.Sebenarnya aman-aman saja jika ingin menggaruk bagian anus yang gatal. Namun tidak boleh menggaruk terlalu kencang.
Jika menggaruk terlalu kencang, takutnya anus atau daerah sekitarnya bisa terluka.
Namun ternyata, bukan hanya wasir saja yang dapat membuat anus gatal tapi juga bisa disebabkan oleh cacing kremi.
Cacing kremi betina itu unik, dia meletakkan telurnya di luar usus yaitu di daerah dubur makanya kadang suka gatal di dubur. Ya coba lihat pakai senter, kalau ada seperti parutan kelapa ya itu cacing kremi.
Sebaiknya tidak menggaruk anus yang gatal karena cacing kremi. Selain bisa menempel di benda dan menulari orang lain, menggaruk anus juga bisa menyebabkan infeksi dan bahkan radang pada dubur.
Untuk mengatasi cacing kremi yang sudah menginfeksi tubuh, cacing kremi tersebut harus dihilangkan.Bisa dengan periksa tinja kalau memang ada cacing kremi kita obati. Atau pemeriksaan lain itu ada semacam selotip yang ditempel di daerah dubur, lalu ditempelkan di gelas, akan kelihatan ada kreminya atau tidak.
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar